Minggu, 12 Juni 2011

"Bertanya pada diri sendiri"

dini hari ini aku terjaga.....
membuka catatan catatan lama.........
adakah sama antara mimpi
dan kenyataan hidup diluar sana..???
sebagian sama , sebagian berbeda
setiap kali datang malam, dan sendiri,
terjebak dalam satu perasaan...
sunyi...........!!!

terasakan ada satu keharuan dalam hati.........
tentang banyak hal yang ternyata sering kali tergadaikan
karena terbuai oleh mimpi-mimpi
lupa aku pada kenyataan
yang justru jelas terlihat oleh kedua mataku
dan terasakan dalam hatiku

satu hal  yang ada dalam diri
aku hanya ingin melihat mereka tersenyum dengan hati....
karena terkadang
aku lihat sekilas
mereka tersenyum
namun ketika telah dekat
tak tau apa yang tersimpan dalam hati
mereka tersenyum
memaksa tersenyum
karena telah habis air mata

Namun....
banyak hal yang kemudian membuat aku belajar
hebat........
mereka tetap bisa bertahan..!!!!
mengalahkan ego
mengalahkan, luka, lelah jg sakiit menyayat hati
kutemukan mereka yakin
masih terus bisa bertahan
dan karena keyakinan itu
terasah terus menerus...
hingga terbiasalah mereka lebih ..IKHLAS......
walaupun itu berat.... tak jarang
setiap mata yang yang melihat kan bertanya.......
apakah mereka bisa bertahan dengan keadaan yang demikian??
toh mereka bisa
kemudian bertanyalah aku
pada diriku sendiri..........
bagaimana dengan aku??!!!!
bisakah aku,,...?????

pertanyaanku itu...
muncul ketika aku berhadapan langsung begitu dekat
berbicara dengan hati
tentang dia
tentang mereka..............
sehingga aku punya wacana,...
ini bukan mimpi ini realita..!!!!
yang membuat aku terus bersyukur
bahkan aku terus mencari jalanya syukur .........., ..
karena aku sangat takut
berada di posisi terlena
terbuai dan lupa..........
atau bahkan dilupakan-Nya

dan aku...
memiliki hati yang ada dalam diri
bergantung padaku sendiri
bukan pada ibuku yang melahirkan aku
bukan juga ayahku yg mengalir darahnya ditubuhku
karena aku...
manusia yang sendiri
dengan tanggung jawab diriku sendiri

kembali bertanya pada diri sendiri...
takkan buang waktu untuk selalu mencari kelemahan
pada diri mereka selainku.., ..
karena, iri dengki, seringkali.. khilaf ......
datang membisikkan untuk terus sibuk
bertanya tentang orang lain
dan lupa bertanya pada  diri sendiri

dan aku bertanya..
untuk cari jawaban....
karena aku sadari
ini bukanlah hal mudah
seiring usia yang terus berjalan ..............
dan alampun sudah semakin renta
hanya bagaikan buih dilautan..............
tak bermuatan...
satu persatu mereka yang berilmu
pergi........ meninggalkan.........

Dalam diri..
aku berharap, sering ...
punya banyak kesempatan untuk bertanya pada diriku sendiri
dan bisa menemukan jawabanya
sehingga aku akan terus bisa menjaga
apa apa yang samar
lebih baik dari apa apa yang tampak
jelas......
mereka terus menerus berusaha

oleh Falva Arianiranandanty pada 10 Februari 2010 jam 2:07

Dari admin tentang Falva Apriani:
Bagi anda yg menganggap Fal -begitu dia kusapa- masih lajang, bersiaplah kecewa. Ia ibu dari seorang putra. Lahir 12 April 1981 di Surabaya dan tinggal di Siduarjo, Jawa Timur. Ibu rumah tangga yg satu ini seorang yg optimis, tetap belajar tuk perbaiki diri dan suka membantu orang lain, "itu ibadah", ujarnya. Tak heran jika ia bukan saja suka bersosialisasi tapi juga seorang yg inspirasional. Mengenalnya merupakan kebahagian tersendiri buatku meski kadang sedikit narsis (Ssstt... jgn bilang siapa2 ya kalau dia punya ratusan stock foto dialbum FB yg siap berganti min. 3 hr sekali di foto profilnya). 
That's okay Fal...., 2 thumbs up 4 U

Tidak ada komentar:

Posting Komentar