Sabtu, 07 Juli 2012

ORANG YANG BANGKRUT

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIMI

ASSALAMUALAIKUM WARAHAMATULLAH WABARAKATUH


Sahabatku, ini adalah tulisan guruku yang Rossita copas. Tulisan ini bisa kita jadikan renungan bersama. Guru Rossita saat i ni sedang sakit, mohon sahabat-sahabatku ikut mendoakan untuk kesembuhannya. Sekalipun guru Rossita itu sakit, guru masih menyempatkan membuat tulisan. Semoga bermanfaat.

Di akherat, satu persatu diadili ALLAH. Terdapatlah seorang ABID (ahli ibadah) yg mendapat giliran mengadap Allah. Sebut sj namanya TUKANG UMUK. Oleh karena merasa amalnya banyak, TUKANG UMUK menghadap ALLAH dengan perasaan tenang dan santai. Terbayang akan mendapatkan balasan Surga, tapi betapa terkejutnya ketika ALLAH menyatakan bahwa dia mesti masuk neraka.

1. TUKANG UMUK: Tuhan, aku protes. Kenapa aku dimasukkan neraka. Aku beriman.
2. ALLAH : Benar, engkau beriman, tapi Imanmu tidak Ikhlas. Ikhlas artinya murni. Murni artinya tidak tercampur dgn yang munkar.

Benar, engkau beriman, tapi Imanmu kecampuran dengan Bid'ah. Engkau membuat aturan sendiri. Engkau membuat jalan sendiri. Apakah engkau Kuberi wewenang untuk membuat cara tersendiri dalam beragama ? Bukankah Nabimu telah menyampaikan bahwa tiap-tiap perkara bid'ah pasti Kutolak ibadaahnya.

Benar, engkau beriman, tapi imanmu kecampuran dengan syirik. Engkau menyembah pada-KU, tapi engkau juga menyembah jabatan. Demi mendapatkan jabatan, engkau rela berbuat apa sj. Engkau menyembah pada-KU, tp demi mendapatkan harta, engkau berbuat semaumu. Engkau bertuhan pada-KU, tapi engkau juga bertuhan pd jabatan dan harta. Engaku mendaukan Aku, padahal engkau tahu bahwa Aku paling marah jika diduakan. Tukang Umuk, imanmu tidak murni. Aku hanya menerima yang murni. Masuklah kamu ke neraka !

3. TUKANG UMUK: Tuhan, aku Sholat 5 waktu. Engkau berjanji akan memberikan surga bagi yang mengerjakan hplat 5 waktu. Aku menagih janji-MU.

4. ALLAH: Benar, engkau telah mengerjakan Sholat 5 waktu, tapi itu hanya fisikmu saja. Engkau lalai dalam Sholat. Sholat itu itu artinya PUJI-PUJIAN KEPADAKU. Bacaan-bacaan sholat berisi puji-pujian pada-Ku. Dalam sholatmu, engkau juga berkata bahwa SEGALA PUJI BAGI ALLAH SERU SEKIAN ALAM (ALHAMDULILLAHI RABBIL ALAMIN), tapi mengapa selesai shalat justru engkau sering riya dan pamer.

AKU tahu kau adalah ustadz yang suka ceramah. Kau suka menyebarkan kebajikan via FACEBOOK. Kau suka menolong orang, tapi semua itu bukan untuk-KU tapi untuk dirimu sendiri. Kau ingin pujian dari orang-orang, dan pujian itu telah kau dapatkan di dunia, tapi pujian dari-KU tidak akan kau dapati.

Sholat artinya doa. Bacaan-bacan Sholat memang berisi doa-doa. Bukankah Nabimu pernah menyampaikan bahwa "ingatlah ketika doa tidak didengar ALLAH, yakni ketika hamba itu tidak melakukan Amar Makruf Nahi Munkar". Itu artinaya manusia tidak boleh egois. Tidak boleh mementingkan dirinya sendiri.

Tukang Umuk, sesungguhnya sholatmu bukan untuk-KU, tapi untuk dirimu sendiri. Engkau egois. AKU tidak menerima model sholatmu. Sholatmu hanya fisik semata, tapi hakekat shalat tidak kau kerjakan. KECELAKAAN BAGI ORANG YANG SHOLAT, YAITU ORANG YANG LALAI DALAM SHOLATNYA. Dan engkau tergolong lalai karena mengerjakan sholat tapi pada saat yang bersamaan engkau melanggar perintahku. Model sholat yg seperti itu, tidak bernilai dimata-KU. Masuklah kamu ke neraka wahai Tukang Umuk !

5. TUKANG UMUK: Tuhan, tapi amalku yang lain banyak. Aku bersedekah. Aku berbuat baik pada banyak orang. Aku suka berdzikir. Bershalawat. Membaca Quran. Aku puasa. Aku berdakwah kemana-mana. Hampir seluruh propinsi di negeriku telah kudakwahi. Bahkan aku juga berdakwah hingga luar negeri.

6. ALLAH: Itu semu bernilai dimata manusia, tapi tidak bernilai dimata-KU. Bukankan syarat diterimanya amal itu mencakup 3 perkara: BERIMAN, BERIKHLAS, DAN BERILMU.

Benar, engkau beriman, tapi imanmu kecampuran riya' dan syirik. Itu artinya engkau tidak ikhlas
Benar, engkau beriman, tapi imanmu kecampuran bid'ah. Ibadah itu tidak cukup hanya mengandalkan keinginan, tapi harus didukung dengan cara yang benar. Cara ibadahmu kepada-KU tidak benar.

Tukang Umuk, berdasarkan penjelaskan-KU terbukti bahwa ibadahmu tidak murni dan tidak benar. Karena itu engkau mesti masuk neraka ! Malaikat, seret Tukang Umuk ke neraka !

7. TUKANG UMUK: Tapi Tuhan..............(MALAIKAT MALIK SEGERA MENYERETNYA KE NERAKA)


TUKANG UMUK hanyalah gambaran seorang yang ahli ibadah, tapi masuk neraka. Inilah yang dimaksud orang bangkrut di akherat nanti.

CATATAN:
Bersama catatan ini, Rossita kirimkan air mataku untuk guru. SEMOGA ALLAH MENYEHATAKAN GURU

Oleh: Rossita Khumairah Najwa II pada 17 Juli 2011 


1 komentar: